UP TO 50 %OFF



journey_list_24.png


ERIGO SUKAJAN

22 June 2018     Derayaw13     Campaign


Tak kalah dengan Perancis, Jepang juga dikenal sebagai pusat fashion di kawasan Asia. Tak heran bila sebagian besar masyarakatnya sangat memperhatikan urusan gaya berpakaian, baik itu ketika pergi ke kantor atau hanya untuk sekadar hangout bersama teman-teman.

Salah satu pakaian yang menjadi ciri khas anak-anak muda di Jepang dari masa ke masa adalah Sukajan. Bagi Anda yang sering menonton film atau dorama Jepang yang bernuansa gangster atau Yankee pasti sudah tidak asing dengan jaket bertipe bomber yang satu ini. Memang, jaket ini dulunya sering dijadikan simbol bagi para Yankee.

Namun, seiring berjalannya waktu Sukajan mulai dipakai semua kalangan. Tak ketinggalan anak muda yang berlalu lalang di pusat keramaian di Jepang. Bila menapak tilas ke belakang, sejarah Sukajan ini bermula ketika masa Perang Dunia II.



Selama masa pendudukan oleh Amerika Serikat, para tentara dan pasukan sekutu berinisiatif untuk membordir belakang jaket mereka dengan desain yang berbau tradisional Jepang, sepeti misalnya gambar naga, bunga sakura, dan semacamnya. Sebagian ada yang memilih untuk menggunakan desain yang menjadi ciri khas Jepang lainnya, semisal ikan koi atau Geisha.

Sementara itu dari sisi bahan, Sukajan menggabungkan antara bahan kain rayon dan sutra. Sehingga bahan Sukajan terasa sejuk dan halus. Karena desainnya yang unik, tak sedikit dari tentara itu yang membawa Sukajan sebagai oleh-oleh untuk sanak keluarga di kampung halaman.

Nama Sukajan sendiri dipercaya berasal dari kawasan bernama Yokosuka, tempat di mana para tentara Amerika Serikat itu ditempatkan. Kata Yokosuka itu kemudian digabung dengan aksen penyebutan jumper (tipe jaket), sehingga mendapatkan kata Sukajan.



Melihat tren pemakaian sukajan sekarang mulai berubah, Erigo mengeluarkan seri Sukajan untuk pertama kalinya pada tahun 2017. Perilisan sukaja ini berbarengan dengan campaign Japan yang memang selalu dilakukan oleh Erigo setiap tahunnya. Tak disangka, ternyata respons dari publik ternyata sangat positif. Terbukti, dari 4 model yang dirilis, semuanya berhasil terjual habis dan terus diburu oleh para customer.

Melihat potensi sukajan yang sangat besar di tahun 2018, Erigo merilis 3 model sukajan terbaru yang lagi-lagi berbarengan dengan campaign Japan 2018. Campaign ini sedikit berbeda dengan sebelumnya karena Erigo bekerjasama dengan dua artis muda berbakat asal Indonesia yakni Adipati Doelken dan Vanesha Prescilla. Hanya dalam hitungan bulan, dua model sukajan rilisan tahun 2018 ini juga terjual habis dan hingga sekarang masih banyak customer yang belum kedapatan. 

Dengan fakta seperti ini, sepertinya tidak lama lagi Erigo akan kembali mengeluarkan model sukajan!